Diary entries forRed Zone
1 entry
Red Zone
Patut diapresiasi karena berani mengeksplor genre yang jarang banget disentuh di Indonesia, sesuatu yang jelas nggak gampang. Produksinya kelihatan niat banget, dengan kualitas visual dan teknis yang menunjukkan kalau ini proyek besar dan mahal. Tapi sayangnya, cerita yang disajikan terasa biasa, nggak ada sesuatu yang benar-benar baru atau menarik perhatian. Beberapa adegan dan dialog bahkan terkesan cringe, yang bikin feel-nya jadi kurang maksimal. Secara keseluruhan, niat dan ambisinya keren, tapi hasil akhirnya belum sepenuhnya berhasil meninggalkan kesan yang mendalam.